Pemkab Blora gelar pengajian Isra' Mi'raj dirangkaikan doa Pemilu damai

Kamis, 11 April 2019 22:35 WIB

Bupati Blora H. Djoko Nugroho memberikan sambutannya dalam pengajian Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW tahun 1440 Hijriyah di Pendopo Rumdin Bupati, Kamis (11/4/2019).

BLORA (mustika.wartablora.com)—Pemerintah Kabupaten Blora pada hari Kamis (11/4/2019) melaksanakan kegiatan pengajian umum yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW tahun 1440 Hijriyah.

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, pengajian yang diikuti oleh Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Asisten Sekda, para Kepala OPD, Kepala Bagian Lingkungan Setda Blora, Camat dan perwakilan Ormas serta Partai Politik ini dirangkaikan dengan doa bersama agar Pemilu 2019 berjalan damai.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutan pembuka pengajian, menyampaikan Selamat Memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat muslim. Bupati berharap melalui kegiatan ini, semua yang hadir bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

“Semoga kegiatan ini membawa berkah untuk kita semua,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Djoko Nugroho juga mengingatkan bahwa tidak lama lagi, dalam hitungan hari Bangsa Indonesia akan melaksanakan Pesta Demokrasi berupa pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden serta wakil Presiden.

“Sebentar lagi Pemilu, saya ingatkan agar semuanya bisa menggunakan hak pilihnya dengan benar. Jangan sampai tidak memilih, atau golput. Datangi TPS terdekat pada hari Rabu, 17 April nanti,” lanjut Bupati.

Menurut Bupati, berdasarkan data dari Polri yang ia terima, menunjukkan bahwa baru sekitar 65 persen penduduk Indonesia yang mengetahui adanya Pemilu tahun 2019. Hal ini menjadi perhatian Bupati Blora yang menginginkan pihak-pihak terkait untuk gencar dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Bupati lantas meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) serta Bagian Humas Protokol Setda untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu 2019 melalui beragam kanal informasi yang ada, baik milik pemerintah maupun swasta.

“Tolong Kominfo dan Humas untuk menginfokan Pemilu 2019. Buat surat ke seluruh Radio yang ada di Kabupaten Blora untuk sosialisasi Pemilu 17 April nanti. Begitu juga melalui media sosial yang ada,” tegasnya.

Bupati ingin agar partisipasi masyarakat untuk mengikuti Pemilu 2019 semakin tinggi, tidak hanya 65 persen saja.

“Saya sangat berharap partisipasi dapat lebih ditingkatkan. Hasil survey sebesar 65 persen itu sangat rendah. Jadi saya minta pihak-pihak terkait untuk gencar memberikan pemahaman kepada masyarakat luas akan pentingnya Pemilu bagi perjalanan bangsa lima tahun ke depan,” ungkap Bupati.

Di samping itu, dia juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat Blora untuk menjaga iklim kondusif di wilayah Kabupaten Blora.

“Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Kapolres, Dandim, Danyon beserta jajarannya dan para Camat yang turut serta menjaga kondusifitas di Blora. Kondusifitas seperti ini harus tetap kita jaga,” pungkas Bupati.
Usai sambutan Bupati, pengajian dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH Budi Harjono dari Semarang, dilanjutkan doa bersama agar pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan damai. Meskipun berbeda pilihan, diharapkan bisa tetap saling menghargai dan menghormati.

Sebelumnya, acara juga dimeriahkan dengan penampilan grup hadroh dari Dukuh Santren, Desa Sembongin, Kecamatan Banjarejo dan tarian sufi asuhan KH Budi Harjono. (Tim Berita Humas Protokol Setda Blora)