Bupati canangkan BBGRM XV dan HKG PKK ke-47 tingkat Kabupaten Blora di Randublatung

Selasa, 30 April 2019 22:39 WIB

Bupati Blora H. Djoko Nugroho bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Dra. Hj. Umi Kulsum Djoko Nugroho meninjau salah satu stan peserta pameran produk UKM yang turut memeriahkan bulan bakti gotong royong di Kecamatan Randublatung.

BLORA (mustika.wartablora.com)—Bupati Djoko Nugroho pada hari Selasa (30/4/2019) membuka secara resmi pelaksanaan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI Tahun 2019 dan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 tingkat Kabupaten Blora yang dilaksanakan di Lapangan Desa Pilang, Kecamatan Randublatung.

Dengan mengambil tema “Lanjutkan Gotong Royong, Tuntaskan Kemiskinan”, pembukaan BBGRM Kabupaten Blora XVI dan KHG PKK ke-47 ditandai pemukulan kentongan oleh Bupati dan pelepasan burung merpati ke udara oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, disaksikan ratusan peserta gotong-royong yang terdiri dari siswa-siswi sekolah, pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora serta masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran produk-produk UMKM unggulan dari Kecamatan Randublatung dan Kecamatan Kedungtuban, serta beberapa OPD seperti Dinperindagkop dan UMKM, Bappeda dan Dindalduk KB, PMI Blora, Dukcapil Blora, Disnakertrans, Komoditas Jeruk Desa Tanggel.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Purwadi Setiono, SE selaku ketua penyelenggara berharap agar masyarakat bisa terlibat dan berperan aktif , gotong royong mengentaskan kemiskinan.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya mengingatkan kembali akan makna gotong royong. Suatu warisan budaya yang sampai ini kita pegang, karena gotong royong merupakan ruhnya kehidupan.

“Gotong royong sebagai urat nadi kemajuan suatu bangsa. Oleh karenanya perlu terus kita pupuk dan lestarikan, perlu kita tanamkan kepada anak cucu kita sebagai budaya asli bangsa Indonesia,” ucap Bupati.

Dengan dilaksanakannya BBGRM XV Kabupaten Blora ini, diharapkan dapat memberi dorongan semangat dalam meningkatkan kinerja dalam nuansa kegotongroyongan dengan semboyan “Sepi ing pamrih, rame ing gawe”.

Pada kesempatan ini, Bupati Djoko Nugroho juga mengucapkan selamat memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK yang ke-47, seraya berharap agar ibu-ibu se-Kabupaten Blora dapat mendampingi dan membesarkan anak-cucunya dengan baik untuk dapat menjadi generasi penerus bangsa. Dirinya juga mengingatkan akan pentingnya 10 Program Pokok PKK bagi keluarga.

“Ingat! 10 Program Pokok PKK walau sederhana namun sangat penting dalam rangka membangun keluarga yang bahagia dan sejahtera,” tegas Bupati.

Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Hj Umi Kulsum Djoko Nugroho yang membacakan sambutan dari TP PKK pusat mengatakan Hari Kesatuan Gerak PKK haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah dan kridanya Gerakan PKK.

“Semangat yang menggelora itu harus senantiasa kita miliki, karena Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja Pemerintah haruslah mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif" ungkapnya.

Menurutnya pola pendekatan penggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas Tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya. Penggerakan peran serta atau partisipasi masyarakat dalam pembangunan itu adalah prinsip dasar dari gotong royong yang merupakan warisan budaya bangsa.

Pembukaan BBGRM XVI dan Peringatan HKG PKK ke-47 ini dimeriahkan tari kolosal kebhinekaan gabungan dari guru guru se-Kecamatan Randublatung dan dihadiri oleh Forkopimda, Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Blora, Kepala BUMN/BUMD dan organisasi wanita.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan kepada masyarakat kurang mampu oleh Ketua Tim Penggerak PKK dan Bupati Blora. (Tim Berita Humas Protokol Setda Blora)