Disambut Bupati, mahasiswa Undip KKN di 8 desa di Blora

Kamis, 09 Januari 2020 21:55 WIB

Bupati Blora H. Djoko Nugroho memakaikan jaket almamater sebagai simbol dimulainya KKN mahasiswa Undip di 8 desa di Kabupaten Blora.

BLORA (mustika.wartablora.com)—Bupati Blora H. Djoko Nugroho menyambut 63 mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 8 desa di Kabupaten Blora. Sejumlah mahasiswa ini diterima Bupati di Ruang Pertemuan Setda Kabupaten Blora, Kamis (9/1/2020). Mahasiswa ini akan melaksanakan KKN-nya selama 38 hari, mulai 9 Januari hingga 15 Februari 2020.

Rombongan mahasiswa diantar Fahmi Arifan, ST., M. Eng selaku Kepala Pusat Pelayanan KKN LPPM Undip, dan dr Sri Winarni M. Kes selaku Koordinator Dosen KKN Undip. Selain diterima Bupati, rombongan juga disambut Kepala Bappeda Ir. Samsul Arief, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Hariyanto, S.IP, M.Si, serta para Camat dan Kepala Desa (Kades) yang menjadi lokasi KKN.

Penerimaan mahasiswa sekaligus penerjunan mahasiswa ke desa lokasi KKN dilakukan secara simbolis oleh Bupati Djoko Nugroho dengan pemakaian jaket almamater kampus Undip kepada dua perwakilan mahasiswa.

Mewakili Rektor Undip, Kepala Pusat Pelayanan KKN LPPM Undip, Fahmi Arifan, ST, M.Eng menyampaikan bahwa selama kurang lebih satu bulan kedepan ada 63 mahasiswa dari beragam jurusan/program pendidikan yang akan melaksanakan KKN PPM Tematik di Blora.

“KKN PPM-Tematik akan dilaksanakan selama 38 hari mulai 9 Januari hingga 15 Februari 2020 di 8 Desa, yakni Desa Tempuran, Tambaksari, Patalan, Purwosari, Temurejo (Kecamatan Blora Kota) dan Desa Geneng, Jomblang, Ngampon (Kecamatan Jepon),” kata Fahmi Arifan, ST, M.Eng.

Dirinya juga menyampaikan bahwa pelaksanakan KKN-PPM Tematik kali ini mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Perilaku Sehat, Penerapan Teknologi Tepat Guna, dan Optimalisasi Desa Wisata untuk Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Stunting”.

Sementara itu, Bupati Djoko Nugroho dalam sambutan dan arahannya, mengucapkan terimakasih kepada Undip Semarang yang telah bersedia menempatkan mahasiswanya untuk KKN di Kabupaten Blora.

“Selamat datang di Kabupaten Blora. Blora ini bukan pantura dan bukan jalur selatan, letaknya di tengah-tengah, hutannya luas. Disini masih banyak stunting dan pernikahan dini. Kami harap adik-adik mahasiswa selama KKN bisa ikut memetakan permasalahan di desa dan mengembangkan potensinya melalui pemberdayaan masyarakat,” ucap Bupati.

“Selain itu, kami berharap selama KKN, mahasiswa bisa melakukan transfer ilmu, pengetahuan, dan pengalaman yang positif kepada para pemuda desa. Dengan begitu, para pemuda desa bisa termotivasi untuk turut serta membangun desanya,” lanjut Bupati.

Bupati lantas meminta para Camat dan Kepala Desa untuk memberikan bimbingan kepada seluruh mahasiswa KKN agar mereka bisa menyusun program kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat masing-masing desa.

Usai acara, seluruh mahasiswa langsung dibagi ke masing-masing desa lokasi KKN dengan didampingi para Kades. (Tim Liputan Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Blora)