Bupati resmikan 16 proyek tahun anggaran 2019

Selasa, 07 Januari 2020 22:00 WIB

Bupati Blora H. Djoko Nugroho melakukan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas peresmian 16 proyek pembangunan yang dikerjakan sepanjang tahun 2019.

BLORA (mustika.wartablora.com)—Bupati Blora H. Djoko Nugroho meresmikan 16 proyek pembangunan yang dibiayai APBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2019. Pembangunan yang sebagian besar berupa gedung perkantoran dan fasilitas pelayanan publik secara simbolis diresmikan di Gedung Grha Rajakaya Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora, Selasa malam (7/1/2020).

Enam belas proyek pembangunan ini antara lain:  Gedung Grha Rajakaya Dinas Peternakan dan Perikanan, Gedung Sentra IKM (Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja), Gedung Perpustakaan (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan), Gedung Pelayanan Administrasi Terpadu (PATEN) Kecamatan Cepu, Gedung Kantor Camat Jiken, Gedung ICU RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPAB) RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Gedung Melati RSUD dr. R. Soetijono Blora, Jembatan Nglawiyan Kelurahan Bangkle, Embung Kalangrejo, Kecamatan Kunduran, Pembangunan Pasar Rakyat Banjarejo, Pembangunan Pasar Beras Sidoarjo Kecamatan Cepu, Pembangunan Gedung Pendopo Kecamatan Blora Kota, Fisik Pembangunan Kawasan Wisata Sayuran, Puskesmas Sonokidul Kecamatan Kunduran, dan Gedung Kecamatan Kunduran Sasana Adi Praja.

“Alhamdulillah proyek kegiatan 2019 sudah selesai semuanya dan sebanyak 16 kegiatan kita resmikan mala mini (semalam-red) di Grha Raja Kaya ini. Semoga semuanya bisa untuk mendorong peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucap Bupati.

Menurut Bupati, saat ini sebagian besar kantor dinas atau OPD di Kabupaten Blora sudah dalam kondisi bagus. Hal ini ditujukan agar Blora terlihat lebih tertata dan bisa menarik investor, serta bisa menjadi pengungkit titik titik ekonomi baru di sekitarnya.

Khusus untuk Disnakikan yang kini menempati Gedung Grha Raja Kaya, Bupati berpesan agar semakin bersungguh-sungguh dalam mengelola potensi peternakan dan perikanan di Kabupaten Blora. Apalagi Blora dikenal sebagai lumbung sapi di Jawa Tengah.

“Alhamdulillah kini Dinas Peternakan dan Perikanan sudah memiliki kantor baru yang layak. Harus punya semangat baru, spirit baru. Tinggalkan kebiasaan buruk, lakukan inovasi. Dinas ini punya posisi yang strategis di Kabupaten Blora karena jumlah sapinya paling banyak di Jawa Tengah. Semoga dengan adanya kantor baru, bisa mendorong spirit pembangunan Peternakan dan Perikanan di Kabupaten Blora,” ucap Bupati.

Untuk bidang Perikanan, Bupati meminta agar embung embung yang baru selesai dibangun bisa diberi bibit ikan untuk tempat pemancingan dan wisata.

“Blora memang tidak punya laut, namun perikanan di Blora juga penting untuk kecukupan gizi anak-anak. Saya minta Pak Gundala bisa menganggarkan bibit ikan untuk disebar di embung-embung yang sudah selesai dibangun,” pungkas Bupati.

Selain penandatanganan prasasti, peresmian juga ditandai dengan pemotongan tumpeng dan dimeriahkan dengan hiburan musik campursari guyon maton bersama Jolang CS. (Tim Liputan Protokol dan Komunikasi Pimpinan Blora)