Bantu terdampak korona, ASN Setda Blora galang dana

Jumat, 03 April 2020 19:00 WIB

dr. Henny Indriyanti secara simbolis menyerahkan bantuan yang diterima Komang Gede Irawadi,  Jumat (3/4/2020), yang didampingi Asisten Purwadi Setyono dan Kabag Sugiyanto.

BLORA (mustika.wartablora.com)—Dampak korona yang dahsyat menggugah kesadaran antar warga negara untuk saling membantu. Kesadaran ini yang tengah dibangun aparatur sipil negara di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora. Dengan mengumpulkan sejumlah 50 paket sembako, bantuan ini secara simbolis diserahkan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, Jumat (3/4/2020).

Penyerahannya dilakukan oleh Asisten Administrasi dr. Henny Indriyanti, M.Kes kepada Sekda Komang Gede Irawadi SE, M.Si  selaku Ketua Posko. dr. Henny menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian seluruh ASN keluarga besar Setda untuk bersama-sama membantu warga Blora yang terkena dampak Covid-19, khususnya dampak sosial ekonomi.

“Sejak beberapa hari lalu kita galang dana sosial untuk dikumpulkan yang hari ini kita wujudkan dalam bentuk paket sembako. Sementara ini ada 50 paket yang nantinya akan disalurkan kepada warga terdampak. Semoga bisa membantu mereka,” ucap dr. Henny.

Sekda Komang mengapresiasi langkah ASN Setda yang ikut peduli dengan kondisi pandemi saat ini.

“Terimakasih kepada seluruh ASN yang sudah bersedia menyisihkan rejekinya untuk meringankan beban masyarakat terdampak. Kita tahu bahwa saat ini banyak warga Blora yang pulang kampung karena tempat kerjanya tutup sementara dan tidak memiliki penghasilan harian. Oleh sebab itu bantuan ini nantinya akan kita salurkan untuk mereka,” terang Sekda.

Menurut Sekda, sesuai arahan Bupati, penerima bantuan ini nantinya adalah masyarakat ekonomi bawah yang terkena dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19, diutamakan yang belum terdata dalam Basis Data Terpadu (BDT) bantuan sosial.

“Pemkab juga sedang berkoordinasi dengan dinat terkait untuk melakukan pendataan ini. Pandemi Covid-19 ini tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan saja. Namun juga dampak sosial dan ekonomi,” lanjut Sekda. (Tim Liputan Prokompim Setda Blora)