Tambah lagi, jadi 7 orang positif corona di Kabupaten Blora

Sabtu, 09 Mei 2020 21:14 WIB

 Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes, yang juga Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan terkini, Sabtu (9/5/2020), di Media Center GTPP Covid-19 Pemkab Blora.

BLORA (mustika.wartablora.com)—Temuan orang terinfeksi positif corona bertambah lagi jadi 7 orang, Sabtu (9/5/2020). Temuan ini juga menambah daftar korban terinfeksi corona menjadi 3 orang. Sisanya, 4 orang masih menjalani perawatan intensif.

"Hari ini (Sabtu, 9/5/2020) kasus positif Covid-19 ada 7, dengan rincian meninggal 3 dan masih dirawat 4," kata Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes, yang juga Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Dijelaskannya, adanya penambahan satu kasus positif kasus Covid-19 itu diketahui tadi malam melalui hasil lab PCR berdasarkan swab test.

Untuk keluarga pasien meninggal yang terjadi pagi tadi, pihaknya memastikan akan segera dilakukan pengambilan rapid-test kepada orang-orang dekat yang pernah kontak. Masyarakat diminta tidak perlu panik dan takut berlebihan yang bisa menyebabkan turunnya imunitas dan stress. Tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

“Keluarga korban harus diberikan dukungan moril, jangan didiskriminasi. Jangan dikucilkan. Cukup dengan menjaga jarak, dan terapkan physical distancing dengan benar,” kata Lilik Hernanto.

Menurutnya sampai saat ini Pemkab Blora, menurutnya sudah melakukan rapid-test sebanyak 514, hasilnya sampai hari ini yang reaktif ada 39 orang.

“Dari 39 reaktif rapid-test ini, 19 diantaranya berasal dari kluster Temboro (Magetan). Kluster Temboro yang diperiksa di Kabupaten Blora ada 130 orang, 19 diantaranya reaktif rapid test. Dari 19 reaktif ini, 3 diantaranya sudah keluar swab test lab PCR nya yakni 2 positf Covid-19 dan 1 negatif,” terang Lilik Hernanto.

Besarnya angka positif/reaktif rapid-test yakni 39 orang menurutnya juga perlu diwaspadai dengan kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah.

Pihaknya juga menyampaikan pelaksanaan rapid-test di 2 RSUD Kabupaten Blora, ternyata ada tambahan lagi 6 reaktif rapid test di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Total tenaga kesehatan yang reaktif rapid-test di RSUD Cepu ada 10 orang, dari hampir 50 tenaga kesehatan yang dirapid test.

Sedangkan tenaga kesehatan di RSUD dr. R. Soetijono Blora ada 6 orang, dan sudah dilakukan isolasi di Hotel Mustika. Adapun 10 tenaga medis dari RSUD Cepu diisolasi di Hotel Grand Mega sesuai petunjuk Pemkab Blora. (Tim Liputan Prokompim Blora)