Resmikan lokasi Wisata Edukasi Keramik, Bupati : Ayo mbolang ning Balong

Rabu, 16 Oktober 2019 18:54 WIB

Bupati Blora H. Djoko Nugroho bersama istrinya meninjau lokasi Wisata Edukasi Kerami di Desa Balong, Kecamatan Jepon, Rabu (16/10/2019).

BLORA (mustika.wartablora.com)—Bupati Djoko Nugroho bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Dra. Hj. Umi Kulsum pada hari Rabu (16/10/2019) meresmikan lokasi wisata edukasi pembuatan keramik di Desa Balong, Kecamatan Jepon, yang dikemas dalam acara Festival “Mbolang ning Balong”.

Dalam acara yang diprakarsai oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Desa Balong, Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL), SKK Migas dan Lembaga Swadaya Masyarakat, Ademos ini, Bupati mengucapkan terimakasih atas seluruh dukungan yang diberikan sehingga Desa Balong bisa menjadi pusat kerajinan keramik di Kabupaten Blora.

Peresmian dilakukan Bupati Djoko Nugroho dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan dua patung keramik besar di depan Griya Keramik Balong. Yang mana Bupati dalam sambutannya mendukung penuh penyelenggaraan festival yang bertujuan untuk mempromosikan wisata edukasi di Kabupaten Blora.

“Terimakasih kepada SKK Migas, Exxon Mobil dan Ademos yang telah memberikan pendampingan di Desa Balong sehingga tumbuh menjadi sentra kerajinan keramik nya Kabupaten Blora.  Saya ingin Balong bisa seperti Kasongan Yogyakarta. Apalagi kualitas tanah liat di Balong lebih bagus daripada Kasongan,” ucap Bupati.

Bupati lantas mengajak Kepala Desa Balong bisa menggerakkan masyarakatnya untuk terus mengembangkan potensi desanya ini, sehingga bisa meningkatkan ekonomi desa.

“Ayo Pak Kades, desamu sudah bagus. Tidak usah neko-neko. Sekarang saatnya mengembangkan potensi. Untuk Dinas Pendidikan, tolong anak sekolah digilir berkunjung ke Balong belajar buat keramik. Balong akan kita buat percontohan desa pengembangan potensi lokal. Ayo mBolang ning Balong..!!,” lanjut Bupati.

Bupati menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memberikan inovasi kepada masyarakat terutama dalam mengembangkan kerajinan keramik agar dapat bersaing dengan daerah lain.

Perwakilan SKK Migas, Arif Abadil Ghullam, menyatakan bahwa ini salah satu komitmen EMCL dan SKK Migas untuk pengembangan masyarakat.

“Diharapkan dapat membawa kemakmuran bagi masyarakat Blora, khususnya bagi masyarakat Desa Balong,” ujarnya.

Sementara itu Lukman Tanzil, Onshore Operations Superintendent EMCL menjelaskan EMCL menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang mendukung kesuksesan kegiatan ini.

“Kami sangat senang sekali kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar, kepada pihak pihak yang telah membantu kami ucapkan terimakasih karena sudah memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam memajukan ekonomi dan pariwisata Kabupaten Blora,” ujar Lukman Tanzil.

Program Pengembangan Keramik di Desa Balong, Kecamatan Jepon merupakan bagian dari wujud komitmen SKK Migas dan EMCL, sebagai operator Blok Cepu, dalam mengembangkan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi, khususnya Kabupaten Blora.

Sejak 2013, EMCL bersama mitra telah melaksanakan program pengembangan keramik Balong, melalui serangkaian pelatihan, mendirikan Griya Keramik, hingga mendampingi masyarakat untuk mengembangkan potensi tanah liat untuk menjadi komoditi bernilai jual tinggi.

“Festival ‘Mbolang ning Balong’ ini diharapkan bisa mempromosikan edukasi keramik Desa Balong, sebagai salah satu ikon wisata di Blora,” lanjut Lukman.

Selain pameran kerajinan keramik khas Desa Balong, kegiatan di festival ini mencakup pameran wisata edukasi, pameran produk unggulan Kabupaten Blora, serta kegiatan lomba mewarnai media edukasi berbahan tanah liat untuk siswa-siswi SD, gerakan cuci tangan secara massal yang diikuti oleh ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD), serta mendongeng bersama Kak Awam Prakoso (Pendongeng Nasional) dari Kampung Dongeng, Tangerang.

Turut hadir jajaran Forkopimcam Jepon, OPD terkait, anggota paguyuban duta wisata, serta masyarakat umum. (Tim Liputan Humas Protokol Setda Blora)