DPRD Jateng minta Ngloram diselesaikan

Selasa, 21 Januari 2020 17:30 WIB

Rombongan Komisi D DPRD Jawa Tengah saat meninjau lokasi pembangunan Bandara Nglora, Selasa (21/1/2020).

BLORA (mustika.wartablora.com)—Komisi D DPRD Jawa Tengah meminta agar pembangunan Bandara Ngloram bisa segera diselesaikan. Permintaan ini disampaikan saat komisi tersebut bersama Dinas Perhubungan dan Bappeda Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Blora, Selasa (21/1/2020).

“Masyarakat tentu juga sudah berharap bisa terselesaikan, sehingga masyarakat bisa langsung menggunakan fasilitas ini guna mempermudah transportasi udara,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso saat meninjau pembangunan di lokasi.

 

Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri menyebutkan, pembangunan bandara di Jawa Tengah tidak hanya di Blora, sehingga perlu dikerjakan secara berimbang.

"Pembangunan tidak hanya di Blora saja. Di Jawa Tengah ada beberapa wilayah yang sedang melakukan pembangunan bandara. Ada Karimunjawa, Wirasaba dan pengembangan bandara di Cilacap. Harus dilakukan secara berimbang,” ucap Alwin Basri.

Kepala Satker Pelaksana Proyek Bandara Ngloram, Abdul Rozaq menarget 2 tahun lagi bandara tersebut bisa beroperasional secara penuh.

"Pembangunan ini ditargetkan selesai pada tahun 2021, dan tahun 2022 sudah siap dioprasionalkan penuh dengan berbagai fasilitas penunjang lainnya, seperti gedung kantor, terminal, jalan akses bandara, tempat ibadah, tempat parkir,” lanjut Abdul Rozaq sembari menambahkan jika di tahun ini akan juga dibangun terminal penumpang yang dianggarkan Rp30 miliar.  

Sedangkan Kepala Bandara Dewandaru Karimunjawa, Yoga Komala selaku koordinator proyek Bandara Ngloram menjelaskan kendala yang dihadapi saat ini yakni adanya alokasi anggaran namun minim lahan pembangunan.

“Harapan kami alokasi anggarannya segera digunakan, karena kami pasti dibatasi waktu,” katanya.

Wakil Bupati Blora Arief Rohman menyatakan, dalam waktu-waktu dekat ini pihaknya akan mengupayakan agar tahun ini sudah banyak yang menggunakan bandara dengan pesawat carteran

“Sambil menunggu kesiapan penerbangan komersil, akan kita upayakan bisa untuk pesawat carter dulu. Seperti Pertamina, Exxon Mobil, PPSDM Migas, dan stakeholder lain yang berminat untuk transportasi udara,” sebutnya. (Tim Liputan Protokol dan Komunikasi Pimpinan Blora)