Bupati resmikan Koplakan

Selasa, 01 Oktober 2019 07:30 WIB

Bupati Blora H. Djoko Nugroho potong tumpeng menadai peresmian pusat kuliner Koplakan.

BLORA (mustika.wartablora.com)—Setelah beberapa bulan terakhir direvitalisasi, komplek Pusat Kuliner Blora “KOPLAKAN” yang berada di Jl. MR Iskandar (Selatan Alun-alun Kota Blora) akhirnya diresmikan pada Senin malam (30/9/2019). Peresmian dilakukan oleh Bupati Djoko Nugroho dengan dihadiri jajaran Forkopimda masing-masing beserta istri, dan para Kepala OPD.

Secara simbolis, peresmian dilakukan dengan pemotongan pita, pemotongan tumpeng, dan dimeriahkan dengan pentas wayang kulit lakon Anoman Kridha oleh Ki Nuryanto, kolaborasi dengan pentas wayang orang dan bintang tamu dagelan Budi Jolang.

Sejak pukul 19:30 WIB masyarakat mulai berbondong-bondong memenuhi halaman Koplakan dan badan jalan Jl. MR Iskandar yang ditutup sementara untuk pementasan hiburan tradisional. Dengan duduk lesehan di atas gelaran karpet, mereka semakin gayeng menyaksikan hiburan ditemani jajanan tradisional yang disediakan secara gratis.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Blora, Sarmidi, SP, MM dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian Pusat Kuliner Blora “Koplakan” dengan pementasan kesenian wayang ini merupakan wujud syukur atas selesainya proses revitalisasi kawasan kuliner khas Blora.

“Setelah direvitalisasi, saat ini Koplakan bisa menampung pedagang kuliner lebih banyak. Setidaknya ada 38 pedagang yang akan menempati selter kuliner ini. Bukan pedagang baru, melainkan para pedagang lama seperti penjual sate ayam Blora, sate jagal, sate kambing, lontong tahu, soto klethuk, rawon dan lainnya,” ucap Sarmidi.

Sebanyak 38 pedagang kuliner itu nantinya akan dibagi dalam dua kali waktu jualan, yakni shift pagi hingga sore, dan shift sore hingga tengah malam.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini pedagang kuliner Koplakan bisa berjualan lebih nyaman karena menempati bangunan baru yang lebih luas, nyaman dan tertata.

“Selamat kembali untuk menempati Koplakan. Saya berpesan agar selalu menjaga kebersihan, dan yang paling penting jaga kualitas rasa, serta jangan ngemplang harga kepada konsumen. Semoga potensi kuliner Blora bisa semakin berkembang, aamiin,” kata Bupati.

Kepada seluruh pedagang, Bupati menyampaikan bahwa dalam satu bulan kedepan tidak akan ditarik retribusi. Digratiskan selama satu bulan, mulai membayar retribusi pada bulan November mendatang.

Untuk diketahui, bulan lalu seluruh pedagang telah dikumpulkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati guna membahas pembagian kios atau loss kuliner. Sehingga paska peresmian, pedagang langsung bisa membuka usaha kulinernya. (Tim Liputan Humas Protokol Setda Blora)