Bupati Blora minta lelang dipercepat

Senin, 02 Maret 2020 18:05 WIB

Bupati Blora H. Djoko Nugroho didampingi Wakil Bupati H. Arief Rohman bersama Sekda Blora Komang Gede Irawadi memimpin rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan triwulan I 2020, Senin (2/3/2020). 

BLORA (mustika.wartablora.com)—Bupati Blora H. Djoko Nugroho yang akrab disapa dengan Bupati Kokok meminta jajarannya untuk mempercepat lelang-lelang pekerjaan pembangunan tahun ini. Permintaan ini disampaikan Bupati Kokok saat memimpin rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan triwulan I 2020, Senin (2/3/2020), yang dihadiri para Asisten, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah.

“Tolong lelang proyek dipercepat. Kurang dari dua bulan sudah masuk bulan puasa. Kami berharap proyek proyek sudah mulai dijalankan agar saat lebaran nanti masyarakat sudah bisa menikmati pembangunan dan peredaran uang kegiatan,” ucap Bupati.

Bupati Djoko Nugroho dalam arahannya mendorong agar program kegiatan Pemkab Blora tahun 2020 bisa lebih dipercepat agar anggaran yang telah teralokasikan dalam APBD untuk sejumlah proyek pembangunan segera berputar guna mendukung jalannya roda ekonomi.

Jika proyek-proyek APBD bisa segera dijalankan, maka anggaran daerah bisa segera turun ke masyarakat. Banyak pekerja bangunan, penyedia barang dan jasa yang menunggu ini.

“Jangan dilihat bos-bosnya, tapi kita pikirkan para pekerja dan karyawannya. Jika perputaran anggaran daerah bisa cepat dilakukan maka masyarakat bawah pun bisa segera menerima manfaatnya. Rasanya akan beda menerima uang sebelum lebaran dan setelah lebaran,” lanjut Bupati.

Bupati juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) agar segera memperbaiki database kondisi jalan kabupaten guna memetakan pembangunan infrastruktur daerah.

Bupati sadar bahwa kemampuan keuangan APBD tidak mencukupi untuk melakukan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh dalam satu tahun anggaran. Sehingga muncul gagasan untuk mencari dana pinjaman untuk meningkatkan percepatan pembangunan infrastruktur. Bupati meminta agar gagasannya ini dikaji bersama.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Blora, Drs. Pitoyo Trusingtyas Sarodjo menyampaikan bahwa rakor POK ini diselenggarakan untuk melakukan evaluasi jalannya pemerintahan setiap tiga bulan sekali.

Selain mendengarkan capaikan kegiatan dalam setiap tiga bulan. Dalam rakor POK ini, masing-masing OPD menyampaikan hambatan-hambatan yang dihadapi untuk dipecahkan bersama-sama. (Tim Liputan Prokompim Setda Blora)